home news guestbook contact
Kamis, 19 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Perkembangan Indikator Makro Ketapang Sampai Akhir 2010

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 7 April 2011, 9:37 am


*Pertumbuhan Ekonomi Ketapang Masih Tertinggi Keempat di Kalbar

PERKEMBANGAN indikator makro Kabupaten Ketapang hingga akhir tahun 2010 disampaikan Wakil Bupati Ketapang Boyman Harun SH dalam penyampaian LKPj TA 2010 dalam paripurna DPRD Ketapang (6/4). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Budi Mateus S.Pd, Wakil Ketua DPRD Ketapang.
Menurut Boyman Harun SH, jumlah Penduduk Kabupaten Ketapang pada tahun2010 berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Keapang mengalami penambahan yang cukup signifikan yakni sebesar 427.158 jiwa dari tahun sebelumnya yang sebesar 422.259 jiwa.Demikian juga dengan publikasi statistic pada tahun 2010 Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ketapang atas dasar harga konstan mencapai sebesar Rp 5.116.608,17 juta. Kondisi tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 5,31 persen bila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. “Pertumbuhan ekonomi tanpa sub sector pertambangan tumbuh positip sebesar 4,00 (empat koma nol) persen,sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan dengan pertumbuhan tahun sebelumnya yaitu sebesar 7,14 (tujuh koma empat belas) persen,”tegas Boyman Harun SH, Wakil Bupati Ketapang didepan para anggota DPRD Ketapang.
Namun demikian, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ketapang masih menjadi yang tertinggi keempat se-Kalimantan Barat. Diterangkan juga mengenai PDRB perkapita Kabupaten Ketapang pada tahun 2010 mencapai sebesar rp 12, 241 juta. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya maka terjadi peningkatan PDRB per Kapita sebesar 2,93 persen.
Sisi lain, laju inflasi atas harga produsen mencapai angka 6,61 persen. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya maka terjadi penurunan laju inflasi. Lebih lanjut, Boyman Harun SH menuturkan gambaran umum berkaitan dengan pelaksanaan APBD Kabupaten Ketapang pada tahun anggaran 2010. Dimana, realisasi pendapatan daerah mencapai dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp 813, 690 milyar.
Terealisasi sebesar sebesar Rp 831,587 milyar atau 102,20
persen.Demikian juga realisasi belanja daerah pada tahun anggaran 2010 adalah total anggaran belanja sebesar Rp 883,871 milyar. Total belanja tersebut terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 399,188 milyar dan biaya langsung sebesar Rp 484,682 milyar. Ada pun belanja daerah secara keseluruhan teralisasi sebesar Rp 835,853 milyar
atau 94,57 persen. Sedangkan penerimaan daerah dalam pos pembiayaan terealisasi sebesar Rp 74, 799 milyar dari target sebesar Rp 75042 milyar atau 99,68 persen.
Adapun pengeluaran pembiayaan teralisasikan sebesar 100 persen, yaitu sebesar Rp 4,861 milyar, sehingga jumlah pembiayaan netto adalah sebesar Rp 69,937 milyar atau 99,65 persen dari target sebesar Rp 70, 180 milyar.”Pembiayaan pengeluaran diperuntukkan bagi penyertaan modal pemerintah daerah serta pembayaran pokok utang pemerintah daerah
kepada pemerintrah pusat,” ujarnya.***

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007