home news guestbook contact
Rabu, 20 November 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Wabup Ketapang Hadiri Upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 tahun 2019

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 22 July 2019, 3:52 pm


Kejaksaan Negeri Ketapang menggelar apel peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 tahun 2019. Bertindak sebagai inspektur upcara adalah Kepala kejaksaan Negeri Ketapang, Darmabella Tymbasz menyampaikan amanat jaksa Agung Republik Indonesia. Upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 di halaman Kejaksaan Negeri Ketapang dihadiri juga Forkopimda Ketapang.

Usai upacara Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59 tahun 2019, Kejaksaan Negeri menggelar lomba memasak nasi goreng yang diadakan di halaman Kantor Kejari Ketapang. Senin (22/07/2019).Pada lomba tersebut diikuti oleh belasan peserta yang terdiri dari Forkopimda, intansi vertikal, BUMN dan perwakilan perusahaan yang ada di Kabupaten Ketapang.
Dalam Amanat tertulis Jaksa Agung RI, yang disampaikan Kejari Ketapang diminta agar jajaran Kejaksaan mempertimbangkan dampak dari segala penegakan hukum yang dilakukan. Jaksa Agung RI berharap tindakan hukum para jajarannya tidak memberi pengaruh buruk bagi pertumbuhan ekonomi.
Diterangkan, saat ini masih banyak peraturan perundang-undangan yang masih tumpang tindih yang dapat menimbulkan ketidakpastian hukum. Kondisi itu disebutkan Jaksa Agung dalam amanat tertulisnya dapat berdampak pada upaya pemerintah yang tengah menarik investor.
Disebutkan juga, bahwa dengan adanya fenomena tersebut, kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum harus mampu turut serta membangun keyakinan dunia usaha, para pelaku ekonomi, dan masyarakat bahwa persoalan kepastian hukum selalu mendapat perhatian dan perbaikan sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan akan menghalangi dan menyulitkan usaha dan investasi yang akan dijalankannya.Karena itu harus pula dipastikan bahwa setiap tindakan dan kebijakan penegakan hukum yang dilakukan sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan yang benar, memperhatikan outcome dan dampak yang kemungkinan timbul yang dapat memberi pengaruh negatif terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.
Jaksa Agung dalam amanat tertulisnya juga menyinggung adanya oknum jaksa 'nakal' di dalam lembaga yang dipimpinnya. Untuk mengatasi hal itu Jaksa Agung memberikan peringatan segenap insan Adhyaksa agar benar-benar mampu menjaga integritas dan disiplin diri baik dalam melaksanakan tugas kedinasan maupun dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Drs H.Suprapto S, atas nama masyarakat Ketapang dan pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapakan selamat Hari Bhakti Adhyaksa ke-59. Tak lupa, ia berterima kasih dan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kajari dan jajaran yang telah menjalan kerjasama yang baik dengan pemerintah Kabupaten Ketapang terutama dalam pendampingan kegiatan pembangunan di Kabupaten Ketapang.
“Kami sangat terbantu sehinggan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang dapat berjalan
dengan semestinya, harmonisasi ini tetap kita jaga kedepan karena bagaimanapun pemerintah
Kabupaten Ketapang memerlukan bantuan-bantuan bapak ibu sekalian termasuk Pak Kajari.” Tegas Wakil Bupati Ketapang.
Wakil Bupati Ketapang berharap , sekalipun mempunyai hubungan yang sangat dekat seperti saudara. Tetapi dalam penegakan hukum, tentunya Kajari dan jajarannya tetap professional. Artinya, kalau ada pelanggaran dari perangkat daerah, maka jajaran Kejaksaan tidak usah segan-segan untuk menindak. “Silakan saya akan bantu sehingga penekan hukum di Kabupaten Ketapang ini dapat berjalan dengan Semestinya, karena harapan Kajagung RI juga dalam pidatonya itu hari bhakti telah disampaikan profesionalisme dan tanggung jawab harus ditegakkan apapun itu dan yaang paling penting pertanggungjawaban kita kepada Tuhan Yang Maha Esa ,” tuntasnya.@

Liputan Darnain

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007