home news guestbook contact
Kamis, 19 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Pemkab Safari Safari Ramadhan di Surau Babussalam Pematang Naning

Pengirim : Andy Candra
Tanggal : 17 May 2019, 7:17 pm


Menjalin silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat selama bulan Ramadhan dinilai sangat penting oleh Sekretaris daerah Kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si. Selain itu, Pemerintah Daerah bisa mendengar langsung masukan masyarakat tentang informasi pembangunan. Karena itu apa yang disampaikan, pengurus Surau Babusalam, Dusun Pematang Naning, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong dalam safari Ramadhan 1440 H dinilai sangat bermanfaat oleh Sekda Ketapang.

Karena itu, Sekretaris Daerah kabupaten Ketapang mempersilakan masyarakat menyampaikan informasi mengenai pembangunan kepada pejabat OPD yang hadir. Ia mencontohkan seperti disampaikan pengurus Surau Babussalam mengenai lampu jalan dinilainya tepat. Karena apa yang disampaikan bisa diketahui langsung kepala OPD yang hadir dalam safari Ramadhan.
“Kedekatan tali silaturrahmi ini sangat penting dalam upaya menginformasikan rencana dan kebijakan dan evaluasi pemkab Ketapang khususnya, Dengan Safari Ramadhan ini sekaligus menerima masukan informasi dari masyarakat secara langsung,” kata Sekretaris daerah kabupaten Ketapang, H.Farhan SE, M.Si.
Sebelumnya, Sekretaris daerah Kabupaten Ketapang juga menyampaikan sambutan tertulis dari Bupati Ketapang. Salah satu point penting dalam sambutan tertulis Bupati ketapang diantaranya, selama bulan Ramadhan, masyarakat diajak selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Menjaga hubungan baik sesama umat beragama dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Demikian juga memakmurkan masjid dengan berbagai ibadah sepertui teraweh maupun tadaru. Masyarakat juga diajak memperbanyak sedekah, membaca dan memaknai kitab Suci Al-Quran dan menjauhi perbuatan maksiat. Tidak lupa juga menjaga keamanan dan ketertiban dalam rangka berbuat baik di Bulan Ramadhan. Karena itu jangan disia-siakan kesempatan Ramadhan yang penuh berkah, dan maghfirah atau pengampunan dalam meraih meraih syurganya Allah SWT.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ketapang yang diwakili sekda Ketapang menyerahkan bantuan sajadah dan porselen untuk Surau Babussalam. Penyerahan bantuan Pemkab Ketapang itu didampingi juga Dandim 1203 Ketapang, Asisten I Setda Ketapang, Donatus Franseda AP, MM, Asisten III Setda Ketapang, Drs Heronimus Tanam ME, pihak kecamatan Benua Kayong, dan kabag kesra Setda Ketapang. Atas bantuan tersebut, Ustadz H Sadikin pengurus Surau Babussalam terlebih dahulu sudah mengucapkan terima kasih. Apalagi, momentum safari Ramadhan di Dusun pematang Naning ini dianggapnya yang pertama kali, dan diharapkan dimasa akan datang untuk dapat dijadwalkan di Dusun Pematang Naning.
Selanjutnya, Tausiah Ramadhan disampaikan oleh Ust.H.Zulkarnain S.Ag. Dalam tausiah tersebut, Ust.H.Zulkarnain mengupas bagaimana tiga kelompok yang digambarkan dalam pasukan yang dipimpin oleh Raja Agung Zulkarnain ketika menyeberangi sungai. Salah satu sabda raja yang meminta pengikutnya untuk mengambil apa saja yang diinjak ketika dalam menyeberangi sungai. Dima salah satu kelompok ragu, dan menyeberangi sungai tanpa mengambil apa yang diperintahkan Raja Zulkarnain. Mereka menganggap apa yang dilakukan tidak dilihat oleh sang raja. Sedangkan kelompok yang kedua setengah menaati perintah. Saat menyeberangi sungai, yang terinjak diambil, tetapi selanjutnya tidak diambil lagi. Sedangkan kelompok yang ketiga adalah, kelompok yang taat dan yakin atas perintah sang raja. Setiap apa yang diinjak diambil, walaupun mereka capek membawa bekal tersebut. Keesokan harinya, selanjutnya sang raja memerintahkan membuka apa karung yang berisikan apa yangd iambil pada malam hari ketika menyeberangi sungai. Kelompok yang taat dan berat bawaanya, membuka karung perbekalan dan mendapatkan apa yang diambil ternyata intan berlian. Rasa capek seketika hilang. Kelompok kedua yang ragu, membuka karung bawaannya juga gembira dan sedikit menyesal. Sekdamngkan kelompok yang tidak mentaati, justru menyesal tidak mengambil apa yang sudah diperintahkan.
Maka demikian juga dengan perumpamaan ibadah dibulan puasa. Disebutkan ustad, banyak orang yang berdoa sudah dipertemukan dengan bulan puasa berikutnya. Tapi justru ketika dipertemukan dengan bulan puasa, tuidak memanfaatkan kesempatan dibulan puasa untuk beribadah. Sedangkan mereka yang taat akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Panjang lebar, kajian agama dikupas ustad Zulkarnain, termasuk juga kisah sahabat nabi dalam bersedaqah dengan ikhlas. Dari kajian tersebut, diingatkan kepada kita sebagai kaum muslimin untuk meningkatkan ibadah selama bulan puasa dalam mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007