home news guestbook contact
Kamis, 19 September 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Pemkab Dorong Aktifkan Seluruh BPP

Pengirim : andy candra
Tanggal : 15 October 2017, 5:40 pm


KETAPANG -- Pemerintah Kabupaten Ketapang mendorong Dinas Perkebunan Peternakan dan Perkebunan mengaktifkan kembali BPP yang ada. Diaktifkannya BPP di seluruh Kabupaten Ketapang dikatakan Bupati Ketapang tujuannya adalah untuk memberdayakan secara maksimal potensi sumber daya alam, khususnya di sektor pertanian.

"Hal ini juga untuk mengaktualisasikan misi ketiga Bupati dan Wakil Bupati Ketapang yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat," tegas Martin Rantan SH Bupati Ketapang saat peresmian rumah Pastor di Desa Sungai Daka, Kecamatan Sungai Laur (12/10).
Mengaktifkan kembali BPP se-Ketapang ini juga disampaikan Bupati Ketapang saat perttemuan di sejumlah desa di Sungai Laur, Simpang Dua, maupun di Simpang Hulu. Potensi pertanian di Kabupaten Ketapang sangat besar, dimana 70 persen masyarakat Ketapang masih bekerja di sektor pertanian ini.
Ia menjelaskan tidak semua bisa jadi Bupati, jadi anggota DPRD, PNS, TNI/Polri dan lain sebagainya. Oleh karena untuk membangun ekonomi masyarakat haruslah meningkatkan potensi pertanian secara maksimal. Apakah termasuk pertanian padi, karet, sawit, ubi dan lain sebagainya.
Selain mengimbau masyarakat untuk memberdayakan memanfaatkan lahan untuk meningkatkan ekonominya. Bupati Ketapang juga mengunjungi sejumlah BPP yang ada. Mulai dari BPP Nanga Tayap (11/10), BPP Sandai (12/10), BPP Simpang Dua, dan BPP Tumbang Titi (14/10). Di BPP Nanga Tayap, Bupati sempat melihat demontrasi penggunaan alat-alat pertanian sekaligus menanam ubi kayu gajah bersama Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan. Ubi kayu gajah ini akan dikembangkan masyarakat. Dimana, dapat mensupply kebutuhan PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park yang membangun pabrik pengolahan di Kecamatan Muara Pawan. "BPP harus menjadi kawasan percontohan tanaman masyarakat," ujar Bupati.
BPP menjadi kawasan percontohan tersebut juga disampaikan Bupati Ketapang ketika meninjau BPP-BPP yang dilalui. Pada setiap kecamatan terdapat kawasan seluas 20 hektar. Dimana pada kawaan itu penyuluh BPP bisa membuat kawasan percontohan, mulai dari tanaman padi, sawit, ubi kayu, jagung, sayur dan lain sebagainya. Bila diperlukan ada peternakan sapi sehingga bisa memberikan contoh kepada masyarakat dalam mengolah kompos. Begitu juga dengan kolam perikanan. "Tujuannya agar tanaman-tanaman yang dikelola BPP bisa menjadi contoh langsung kepada masyarakat," papar Bupati Ketapang.
Karena ini Bupati Ketapang mengharapkan ada Brigade Alsintan atau Brigade pertanian. Mendorong percepatan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memberdayakan potensi lahan yang kurang produktif tersebut, maka pada hari Senin (15 Oktober 2017), Bupati Ketapang mengundang para penyuluh untuk rapat di Ketapang. Informasi untuk mengundang para penyuluh tersebut tak hanya disampaikan kepada Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ketapang. Tetapi langsung juga disampaikan Bupati Ketapang kepada para penyuluh di BPP yang dilalui dalam kunjungan kerja selama beberapa hari di Kecamatan Sungai Laur dan Simpang Dua.
BPP percontohan kepada petani, diharapkan Bupati Ketapang dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Selain itu, petani juga dapat belajar secara langsung bagaimana teknis bertani yang baik dan benar sehingga hasilnya meningkat. Jika hasil pertanian meningkat maka diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadi lebih sejahtera.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Ir. L.Sikat Gudag M.Si menerangkan besarnya potensi lahan di Kabupaten Ketapang. Masyarakat bisa memanfaat lahan ini untuk mensejahterakan perekonomiannya. Apalagi, belum lama ini Pemkab Ketapang sudah melakukan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PT Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park. Dimana perusahaan yang membangun pabrik pengolahan di Kecamatan Muara Pawan siap menampung ubi kayu dari masyarakat. Menggerakkan potensi pertanian masyarakatn maka BPP-BPP didorong secara aktif melakukan penyuluhan. "Investasi dari perusahaan Ini peluang yang bagus dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat, " ucap Ir.L.Sikat Gudag M.Si.@

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007