home news guestbook contact
Minggu, 15 Desember 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Isra’Mi’raj PHBI Ketapang Datangkan Haitami Salim

Pengirim : aspul anwar
Tanggal : 3 August 2008, 3:34 pm


Pantia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ketapang bekerja sama dengan Pengurus Mesjid Al – Ikhlas Ketapang, direncakan akan mengadakan peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1929 Hijriah Selasa , 3 Sya’ban 1429 Hijriyah atau 5 Agustus 2008. Hal ini diungkapkan oleh Ketua PHBI Ketapang H.A. Habib Azan Thalib yang didampingi oleh Seksi Publikasi dan Dokumentasi PHBI Ketapang Aspul Anwar.

Peringatan Isra’ Mi’raj mengambil tema Dengan peringatan Isra’ dan Mi’raj kita tingkatkan pondasi iman yang kokoh sebagai modal dasar mewujudkan syariat Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mencapai masyarakat Madanu akan mendatangkan penceramah yaitu Ketua STAIN Pontianak Ustadz Drs. H. Haitami Salim, M.Ag.Menurut Habib Azan memperingati Isra Mi'raj tak hanya memaknai kembali perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Ada sisi sosial di sana. Dalam kekinian, makna itu patut diteladani. “Sejatinya, Isra Mi'raj tidak lagi dimaknai sebatas perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Ada yang harus dipahami lebih jauh, yakni adanya titah bagi setiap manusia yang melakukan perjalanan spiritual untuk tidak melupakan persoalan sosial” kata dia.

Adanya peringatan Isra’ Mi’raj ini lanjut dia dapat meningkatkan iman dan taqwa karena setiap momentum Hari Besar Islam merupakan upaya penyegaran dan pencerahan diri dari peristiwa yang diperingati. Apalagi dari kegiatan Isra’ dan Mi’raj ini seperti yang kita ketahui bersama bahwa dengan kebesaran Allah SWT yang memperjalankan hambanya untuk menerima perintah langsung dari sang maha pencipta yaitu Sholat lima waktu yang merupakan tiang agama.

Dalam sejarah Mi'raj, Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha. Dari situ, Muhammad SAW diperjalankan kembali ke Sidratul Muntaha, lalu dikembalikan lagi ke bumi. Itu menunjukkan, misi profetik (kenabian) Muhammad SAW tidak hanya urusan langit (urusan ketuhanan), tapi juga masalah-masalah bumi (keduniawian), masalah sosial yang tengah dihadapi umat manusia.

Karena itu, misi profetik dari Mi'raj Nabi memiliki dua hal penting: spiritual dan sosial.

Semua itu berkaitan erat dengan pesan agama Islam. Agama Islam tidak hanya mengajarkan ketundukan terhadap Tuhan, melainkan juga penyapaan terhadap umat manusia. Peristiwa Isra' dan Mi'raj tersebut, mengandung nilai, makna serta berbagai butir hikmah yang sanngat mendasar bagi kehidupan ummat manusia, terutama ummat Islam. Peristiwa yang sungguh sakral tersebut meliputi berbagai aspek yang multidimensi, dan memberikan arah yang jelas dan tegas bagi kehidupan, manusia sewaktu di dunia maupun di akherat kelak.

Peringatan Isra' dan Mi'raj tentu juga memberikan makna dan hikmah yang besar,khususnya bagi kita sebagai aparatur pemerintah,yang senantiasa menjalankan dan berhadapan dengan berbagai tugas rutinitas kedinasan, baik tugas-tugas pembangunan, maupun tugas pelayanan kepada masyarakat. “Untuk itu segenap pengurus PHBI Kabupaten Ketapang mengajak umat Muslim Ketapang untuk menghadiri peringatan Isra’ dan Mi’raj di Mesjid Al-Ikhlas ini, sekaligus sholat Isya bersama”, tambah dia.

Sementara itu Aspul Anwar Seksi Publikasi dan Dokumentasi PHBI Kabupaten Ketapang menambahkan bahwa segala persiapan telah dimatangkan dengan digelarnya rapat pengurus dan panitia beberapa waktu lalu di Aula Kantor Departemen Agama Ketapang. “Dalam rapat ini tak hanya dibahas persiapan Isra’ dan Mi’raj tetapi juga dibahas tentang program kerja PHBI ke depan terutama dalam peringatan-peringatan Hari Besar Islam, yang intinya bahwa dalam setiap peringatan Hari Besar Islam juga diisi dengan berbagai kegiatan lomba dan nonlomba yang bernuansakan Islam. Hal ini untuk menumbuhkan dan memotivasi diri dan meningkatkan syi’ar Islam dalam kehidupan bermasyarakat,” tuntasnya.(asp)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007