home news guestbook contact
Minggu, 15 Desember 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Pelatihan Fardhu Kifayah Dipusatkan di Marau

Pengirim : aspul anwar
Tanggal : 28 July 2008, 4:54 pm


Pelatihan Fardhu Kifayah untuk tingkat Kabupaten Ketapang dipusatkan di Kecamatan Marau, dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang

Drs. H. Bachtiar. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Ketapang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang, serta beberapa tokoh masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Marau.
Ketua Panitia Pelaksana Mad Noor Hamid menyebut kegiatan diikuti 40 peserta berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Ketapang seperti Air Upas, Marau, Tumbang Titi, Jelai Hulu, Manis Mata, serta Singkup. “Sementara untuk nara sumber kegiatan bakal dihadirkan para pelatih yang berasal dari Departemen Agama Kabupaten Ketapang, berdasarkan Surat Tugas Bupati Ketapang. Surat Tugas dengan Nomor 451.1/1987/SOSIAL-B pada 16 Juli 2008 menginteruksikan tentang Pelaksanaan Pelatihan Fardhu Kifayah tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2008 di Kecamatan Marau” katanya.
Penyelenggaraan Pelatihan fardhu Kifayah untuk tingkat Kabupaten Ketapang Tahun 2008 di Kecamatan Marau lanjut dia bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta keterampilan terhadap mereka yang kemudian menjadi peserta pelatihan tersebut. Dia mengingatkan begitu pentingnya fardhu kifayah bagi masyarakat. “Kita juga ingin meningkatkan pemahaman, penghayatan, serta pengamalan makna, tentang pentingnya fardhu kifayah yang merupakan salah satu kewajiban bagi kaum muslimin,” kata dia.
Sementara itu Bupati Ketapang H. Morkes Effendi, S.Pd., M.H., dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Drs. H. Bachtiar, mengungkapkan bahwa fardhu kifayah hukumnya adalah fardhu a’in artinya bawha diantara umat Islam diwajibkan untuk memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan bagaimana caranya memandikan, mengkafankan, menyembahyangkan, dan menguburkan jenazah sesuai dengan yang telah diajarkan di dalam alqur’an dan al-hadits. “Perlu kita ketahui bersama bahwa ketika seseorang meninggal maka terdapat lima hal yang harus diperhatikan antara lain berkenaan dengan zakat bagi yang meninggal dunia, hutang piutang kepada orang lain, wasiat apabila pernah berwasiat, biaya perawatan bagi si mayyit yang berhak mendapatkan perawatan yang layak, dan pembagian warisan setelah empat hal tersebut telah dilunasi,” papar Bupati.
Adanya pelatihan ini lanjut Bupati merupakan upaya uintuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bagi peserta selain untuk memudahkan dalam mempelajari dan mempraktikan pelaksanaan fardhu kifayah. Dalam kesempatan ini Bupati menghimbau dan mengajak para peserta khususnya dan masyarakat Ketapang umumnya untuk selalu menjaga kerukunan umat beragama yang dilandasai semangat toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam dalam pengamalan ajaran agama, dan berkerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Terutama sekali diharapkan kepada para tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk dapat memberikan dan menanamkan pengertian kepada masyarakat,” himbau Bupati. (asp)


 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007