home news guestbook contact
Minggu, 15 Desember 2019 
::HUMAS Pemkab Ketapang

Martin Rantan, SH
Bupati Ketapang
 
 HUMAS PEMKAB
MENU
    Profil
    Struktur
    Tupoksi
    Program Kerja
 
 PEMKAB KETAPANG
MENU
    Visi & Misi
    Lambang & Arti
    Struktur
    DPRD
    Dinas & Kantor
    Kecamatan
    PERDA
 
 LINK SITUS
MENU
   Pemprov Kalbar
   Pemkab Ketapang
   L P S E
   DPU Ketapang
   Visit Ketapang
   Kantor Lingkungan Hidup
 

KIRIM BERITA
 
 
 
 
 
  BERITA

Jamkesmas Gantikan Akeskin

Pengirim : aspul
Tanggal : 18 July 2008, 4:55 pm


Bertempat di ruang rapat kantor Bupati Ketapang, dilaksanakan serah terima kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebagai pengganti kartu Asuransi Keluarga Miskin (Akeskin).

Acara serah terima ini dihadiri oleh Manajer PT. Askes Cabang Pontianak Drs. Bujani, Bupati Ketapang yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang Drs. H. Bachtiar, Pimpinan PT. Askes Ketapang Biamri. Direktur RSUD dr. Agoes Djam Ketapang drg. Djoko Hartono, M.M. Asisten II Sekretariat Daerah Drs. H. Sabran Amin, Kabag Sosial Setda Kab. Ketapang Drs. H.Mat Noor, dan para undangan. Secara simbolis penyerahan kartu peserta Jamkesmas ini diberikan kepada dua orang peserta yaitu Abdul Jalil dan Samini warga RT 13 Kelurahan Tengah Kecamatan Delta Pawan.
Manajer PT. Askes Cabang Pontianak Drs. Bujani yang hadir dan menyerahkan kartu Jamkemnas kepada Bupati Ketapang yang diwakili oleh Sekda Ketapang Drs. H. Bachtiar. Dalam pemaparannya diungkapkan oleh Bujani bahwa penerima Jamkesmas di Kabupaten Ketapang sebanyak 132.550 Jiwa. Untuk tahap pertama diserahkan sebanyak 76.035 jiwa. Penggunaan kartu ini ditambahkan oleh Bujani berlaku sampai bulan September 2008. “Walaupun telah diganti menjadi Jamkesmas, untuk kartu akeskin masih tetap berlaku sampai menjelang bulan September,” katanya.
Sementara itu Sekda Ketapang, Drs. H. Bachtiar berpesan bahwa kepada para pengguna Jamkesmas hendaknya dapat memanfaatkan sebaik mungkin fasilitas kesehatan yan diberikan oleh pemerintah. Hal ini dikarenakan faktor kesehatan merupakan inti dari pembangunan Human Development Index (HDI). “Karena berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat itu sendiri dan akan tercapai apabila kesehatan masyarakat mantap, pola pikir masyarakat maju, dan ekonomi yang mantap,” katanya.(aspul)

 
     
  Copyright © HUMAS Pemkab Ketapang - 2007